Top

Peneliti Muda Gambut Sumatera Selatan: Belajar Menjadi #PahlawanGambut Sesungguhnya. Lembar Fakta No. 3 – September 2021

Peat IMPACTS Indonesia merupakan program yang mendukung perwujudan dan pengelolaan gambut berkelanjutan, melalui penguatan kapasitas teknis dan kelembagaan serta penyelarasan peran antara sektor publik dan swasta. Peat IMPACTS diselenggarakan di dua provinsi di Indonesia, yakni Sumatera Selatan, di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Banyuasin, dan Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya. Melalui program Inkubator Peneliti Muda Gambut (IPMG) yang mengusung semangat #PahlawanGambut, ICRAF Indonesia mengajak seluruh pemuda dan pemudi lulusan berbagai perguruan tinggi di Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat untuk ikut berperan dalam menjaga keberlangsungan ekosistem di lahan gambut. #PahlawanGambut adalah sebuah gerakan untuk menghimpun pengetahuan, pembelajaran, pemahaman serta berbagai ide terkait pengelolaan gambut berkelanjutan oleh para penggiat, peneliti, pelaku usaha, petani dan generasi muda di Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat. Di Sumatera Selatan, program Peat-IMPACTS Indonesia berfokus di desa-desa yang berada di dua kabupaten, yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Banyuasin.

RPPEG dan Langkah Menuju Pelestarian Gambut di Kabupaten Kubu Raya. Lembar Fakta No. 2 – September 2021

RPPEG diharapkan dapat menjamin kelestarian fungsi ekosistem gambut di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Kubu Raya, untuk sekarang dan masa yang akan datang.

Ekosistem Gambut di Provinsi Kalimantan Barat tersebar pada 124 Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) dengan luas yang cukup besar yaitu 2,8 juta hektar (ha). Kalimantan Barat merupakan provinsi dengan gambut terluas no.4 di Indonesia, setelah Papua, Riau, dan Kalimantan Tengah.

RPPEG dan Jalan Panjang Menuju Gambut Lestari di Sumatera Selatan. Lembar Fakta No. 1 – Agustus 2021

RPPEG diharapkan dapat menjamin kelestarian fungsi ekosistem gambut untuk sekarang dan masa yang akan datang di Sumatera Selatan.

Sumatera Selatan adalah provinsi dengan luasan ekosistem Gambut terluas no. 2 di pulau Sumatera setelah Provinsi Riau. Sayangnya saat ini ekosistem gambut Sumatera Selatan berada dalam kondisi yang membutuhkan upaya pemulihan menyeluruh. Berdasarkan kondisi tersebut, Provinsi Sumatera Selatan masuk sebagai salah satu provinsi prioritas restorasi gambut.